Senin, 12 Juli 2010

ENJOY TRAVEL - 29 MAY 2010

Sabtu siang kami meluncur dari kalimalang, bingung tak ada tujuan.. kami menelusuri jalan raya kalimalang ke arah bekasi. Tiba-tiba saya teringat tidak jauh di perbatasan jakarta dan bekasi ada sebuah pabrik, walaupun kami tidak tahu itu pabrik apa, tapi kami jadikan pabrik tersebut untuk target utama sebagai kawasan pencemaran udara.





Pabrik tersebut terletak di pinggiran jalan TOL, kendaraan roda dua masih bisa melaluinya sebelum masuk pintu TOL Bintara. Sesampainya disana kami segera menghentikan kendaraan, beraksi mendokumentasikan aktifitas pabrik tersebut. Tak lama, tiba-tiba muncul beberapa anak yang ingin mengetahui aktifitas kami. Kami mendapatkan informasi dari anak-anak tersebut, bahwa pabrik tersebut beraktivitas dalam memproduksi aspal.



href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfKaNMqbhAo-SmmK-nS6Pd_sLiEurn8KjkQa4NwfVvx43iiihfkvw9hLR2nRIoF6m9bHcfAsJxFrhvQN01DH7jG_WsWU7UgtXuL4gLByP-PhGKnODhnTwGxOenIdIsBP11AGNLXwyrrYk/s1600/4.jpg">

Tak lama di lokasi tersebut kami melanjutkan perjalanan menuju ke arah cipinang, tapi karena keadaan jalan yang macet, kami putar arah lalu menuju ke arah pulo gadung.

href="http://3.bp.blogspot.com/_8ER-1FzD-
IU/TDydwsPGKQI/AAAAAAAAARU/RBJVNZXPchM/s1600/5.jpg">


Dalam perjalanan kearah pulo gadung kami melihat lingkungan sekitar pulo jahe yang berantakan dengan sampah, mungkin karena wilayah tersebut di sekitar pasar, jadi kebersihannya kurang terjaga. Sampah berserakan di tengah trotoar pembatas jalan raya. Setelah sedikit menyempatkan mendokumentasikan, perjalanan kami lanjutkan.

href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3CLhbBkhAL1MMuHDdcSGvuJySH1hyg4iZK98hgMj7T7KUKMxqRYQ1CEYJWyP-4qBs4I9BXH0KXvjJQlUz57LxwXql2UO9lvsfF_VIjhrjcFu22sz1unBsr-VbeYRdpyiHFmVhTyzMMfA/s1600/6.jpg">


Di tengah perjalanan, di sekitar pulo gadung kami menyempatkan mendokumentasikan saluran air yang tercemar oleh sampah…





Disekitar wilayah pulo gadung kami temukan lagi sungai yang agak tercemar oleh sampah-sampah dan limbah rumah tangga. Sedikit kami dokumentasikan, lalu melanjutkan perjalanan.











Di kawasan Kelapa gading kami menghentikan kendaraan, dan mulai beraksi mendokumentasikan sungai yang penuh dengan sampah.






Tumpukan sampah di bawah jembatan.....




Sampah yang berhasil di saring…..








Saat melintas di perjalanan pulang kami melihat gudang yang menumpuk barang-barang rongsokan, pemandangan itu adalah hal yang tidak biasa bagi kami. Kami pun berhenti dan mendokumentasikan gudang barang rongsok tersebut. Barang tersebut merupakan limbah industri yang menggunung...


mungkin saja limbah tersebut akan di daur ulang. di seberang gudang barang rongsok tersebut kami istirahat sejenak, sebelum akhirnya melanjutkan perjalan pulang kembali ke kawasan kalimalang.






Kondisi saluran air di tengah jalan raya, diantara pabrik-pabrik di sekitar pulo gadung.


Dalam perjalan pulang kami melalui jalur klender menuju kalimalang. Di kawasan klender kami sempatkan mendokumentasikan sampah yang berserakan, yang bukanlah pada tempatnya… pinggir sungai juga terdapat sampah yang dibuang oleh warga ataupun orang yang tidak bertanggung jawab.




Perjalanan kami lanjutkan menuju kalimalang, sampai di tujuan hingga matahari terbenam….

Sedikit berbagi kisah mengenai lingkungan yang rusak di negeri kita tercinta…. Mohon saran, kritik, berbagi ide ataupun beraksi dengan kami, Terima kasih…..

Sabtu, 26 Juni 2010

WISATA SAMPAH DI CILANGKAP

Sabtu siang kami berniat menuju kota legenda wisata cibubur, kami berangkat dari kalimalang, melalui jalur pondok gede menggunakan motor munuju cibubur.
Kami melewati taman mini, menuju arah cilangkap... memasuki kawasan cilangkap kami melihat tempat pembuangan sampah (TPS). Kami segera menghentikan kendaraan, karena tertarik mendokumentasikan kegiatan di area TPS tersebut. Para karyawan kebersihan tersebut terlihat sedang aktif bekerja.



Kami beraksi mendokumentasikan kegitan para tim dinas kebersihan. Tak beberapa lama, salah seorang pekerja dinas kebersihan tersebut menghampiri kami, dan sedikit berkomunikasi tentang pengelolaan, pengolahan, peluang dan tantangan para pahlawan kebersihan.


Traktor pengeruk sampah terlihat sibuk, Truk-truk besar berbaris mengantri untuk di isi sampah.








Sampah dari TPS cilangkap ini akan di kirim menuju TPS bantar gebang di bekasi.




Lebih kurang 20 menit kami di TPS cilangkap, lalu perjalanan kami lanjutkan... belum jauh kami berjalan, masih di wilayah cilangkap tiba-tiba hujan turun dengan deras.. karena panik, dan ingin cepat mencari tempat berteduh, malah kami terpeleset dan jatuh.

Sudah jatuh tertimpah teman pula, hehehee.... kendaraan kami tidak mengalami kerusakan, hanya kaki saya terkilir... dan tangan sahabat saya sedikit terluka. Kami berteduh di apotek dekat tempat kecelakaan, walaupun tidak beli obat untuk luka, sok cuek aja, hehee.....


Setelah hujan agak reda kami mencari warung kopi untuk sedikit beristirahat, tak disangka warkop tersebut berhadapan dengan tempat pembuangan sampah, namun tidaklah besar areanya.Disela-sela istirahat kami berinisiatif mendokumentasikan tempat pembuangan sampah tersebut.






Setelah merasa cukup istirahat, dengan kondisi yang tidak nyaman lagi, kami memutuskan tidak jadi menuju ke cibubur, melainkan ke rumah sahabat kami yang bernama jay, berlokasi di cilangkap. Setelah sesampainya di rumah sahabat, kami berbincang-bincang cukup lama. Karena keadaan saya yang terkilir cukup parah, saya memutuskan menginap di rumah jay, karena Malam harinya kaki saya harus di urut. Pada saat di urut ide jahil teman-teman datang, mendokumentasikan tingkah saya yang kesakitan kerena di urut seluruh tubuh, hehee....








Esok paginya kami sarapan, sambil menikmati sejuknya suasana di cilangkap... sekitar pukul 07.30 kami berpamitan pada jay dan ibunya, karena sudah mau di repotkan, heheee... thx jay.....

Senin, 14 Juni 2010

Wisata Pencemaran Sungai Ke Bekasi

Sabtu siang kami mulai meluncur menuju bekasi melalui jalan raya kalimalang. Saya hanya berdua saja, menggunakan sepeda motor merupakan kendaraan yang tepat, karena kami berniat merambah daerah bekasi sampai ke pelosok.

Baru sampai di jalan ahcmad yani kendaraan kami terhenti dengan mendadak karena menemukan sungai kecil di sebelah kiri jalan, berdekatan dengan bekasi cyber park. Walaupun sungai tersebut tidaklah tercemar, kami tetap berinisiatif mendokumtasikan keadaan sungai kecil tersebut.





Perjalanan kami lanjutkan kearah bekasi utara, walaupun kami tidak punya tujuan pasti dimana letak sungai-sungai di daerah bekasi. Setelah beberapa kilometer kami berjalan, memasuki jalan perjuangan akhirnya kami melihat sampah yang menumpuk, membuat aliran sungai tidak berfungsi dengan baik. Kami sangat senang melihat pemandangan yang rusak tersebut. Tanpa basa-basi kami menghentikan kendaraan dan langsung beraksi foto sana-sini...






Tak lupa kami foto si monyet penunggu sungai yang sedang menikmati santap siangnya.




Perjalanan kami lanjutkan dengan semangat yang bertambah, mata liar kami bermain ke segala arah, mencari pemandangan yang tidak sedap di pandang mata. Akhirnya beberapa aliran sungai kecil yang agak tercemar sampah kami temui di daerah teluk pucung dan sekitarnya.




Semakin penasaran kami susuri lebih jauh hingga memasuki kawasan babelan. Mulai terlihat hamparan sawah menghijau di kanan-kiri jalan, domba- domba milik penggembala bermain liar di pinggir pematang sawah. Suasana di babelan menghijau, karena memang sudah jauh dari wilayah bekasi kota. Kami sempatkan berfoto-foto sesaat layaknya turis berwisata, hehee....







Semakin jauh perjalanan kami merasa tidak ada sungai lagi di daerah tersebut, kalau saja kami lanjutkan perjalanan, tentunya akan tembus ke arah marunda. Karena semakin siang kami memutuskan untuk balik arah, mencari sungai-sungai di wilayah bekasi yang lain. Dalam perjalanan arah balik, tak disangka kami menemukan sungai besar, walaupun tidak banyak sampah tapi sungai tersebut airnya berwarna hitam keruh. Beberapa anak kecil bermain di pinggiran sungai tersebut.










Setelah mendokumentasikan sungai di babelan tersebut, eejenak kami istirahat di warung kecil, dengan ditemani segelas kopi, air putih, minuman bersoda, makanan ringan plus rokok, teman sejati perusak kesehatan, hehehee....




Hari semakin sore, hampir pukul empat, kami bergegas kembali melanjutkan perjalanan kearah pulang. Memasuki wilayah timur bekasi, kami merasa belum puas, lalu mencoba sedikit menyusuri wilayah bekasi timur. Di daerah margahayu kami gembira melihat hamparan sampah di tengah sungai, bergegas kami parkir kendaraan dan menyisir lingkungan pinggir sungai.



Suasana di lingkungan sungai ini cukup sejuk karena pohon-pohon besar memayungi.






Sejenak kami menikmati rokok, lalu mulai beraksi mendokumentasikan sungai penuh sampah ini.







Matahari sore mulai terbenam, pertanda wisata hari ini segera berakhir.... menggunakan sepeda motor kami meluncur santai menuju render lemot studio di jatibening, tempat base camp kami. Nantikan wisata alam planet rusak berikutnya....